“KEIKUTSERTAAN MAHASISWA UPI DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGANAN COVID-19”
Kegiatan KKN Tematik Pencegahan Covid-19
Untuk
Mewujudkan Merdeka Belajar 2020
Siap Siaga Hadapi Covid-19
Presiden Joko Widodo kembali mengingatkan dan mengajak masyarakat untuk disiplin dalam mematuhi anjuran dan protokol kesehatan di tengah pandemi, karena menyadari bahwa ancaman Covid-19 belum berakhir. Hal itu disampaikan Presiden dalam keterangannya di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (24/06). Di sisi lain, Komunikasi Publik Gugus Tugas Nasional Dokter Reisa Broto Asmoro, menyampaikan bahwa virus ini dapat dikalahkan apabila masyarakat saling bahu membahu, saling mengingatkan dan bersama-sama melihat pandemi sebagai sesuatu yang serius. Lalu, ditegaskan pula bahwa keberhasilan untuk memutus rantai dan angka penularan Covid-19 adalah kebersamaan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan, karena semua akan terasa mudah jika dilaksanakan bersama-sama. Tanpa kebersamaan, upaya yang dilaksanakan tidak ada gunanya. Hal tersebut disampaikan Dokter Reisa saat mengutip Direktur Eksekutif Emergensi WHO Dokter Michael Ryan dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Nasional, Jakarta, Jumat (26/06).
Kebersamaan inilah yang menjadi motivasi Mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk tidak pernah bosan memberitahu dan bersama-sama melaksanakan apa yang sudah pemerintah anjurkan. Berbagai macam poster, video, hingga aksi langsung menjadi relawan merupakan upaya seluruh Mahasiswa UPI untuk mendorong masyarakat agar tetap disiplin dalam mematuhi anjuran dan menaati protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Selain itu, kegiatan ini mendukung proses pelaksanaan kegiatan KKN Tematik Pencegahan Covid-19 Untuk Membangun Merdeka Belajar.
Kegiatan KKN Tematik Pencegahan Covid-19 yang dilakukan salah satu mahasiswa UPI yang terjadi di wilayah RT 02 RW 14 Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung (30/6) dimulai dari menyajikan video berupa kumpulan pendapat mengenai pandemic hingga himbauan terkait penanganan Covid-19, lalu menyajikan video sebagai edukasi bagi anak sekolah tentang perbedaan keefektifan sabun dan hand sanitizer.
Kemudian adanya video tentang Idul Fitri 1441 H yang dilaksanakan secara virtual, dengan tujuan memberikan pengaplikasian dari salah satu anjuran pemerintah yaitu tidak melakukan mudik di tengah pandemi dan membuktikan bahwa melalui virtual kita masih bisa melakukan komunikasi dan saling memohon maaf. Menyajikan poster edukasi bagi masyarakat terkait keluhan yang sering dirasaan saat WFH. Dan ada dua hasil lainnya yaitu ada video berupa himbuan yang disajikan dalam kehidupan sahari-hari dan spanduk terkait informasi tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.
Itu semua berdasarkan keinginan dan modal pribadi mahasiswa dalam melakukan pencegahan di daerah sekitarnya.
Sri Dwi Kurnia_1701242
sridwik16@upi.edu
Sumber: covid19.go.id

Komentar
Posting Komentar